RENUNGAN
Beranda » Berita » ALLAH KITA ADALAH ALLAH BAGI ORANG SEDERHANA

ALLAH KITA ADALAH ALLAH BAGI ORANG SEDERHANA

Zakharia 9:9-10 ; Roma 8:9.11-13; Mateus 11:25-30

Oleh: RD Yohanes Angka Wokal

Saudara-saudari terkasih….bacaan pertama, kita mendengar nubuat tentang seorang raja yang datang dengan rendah hati, mengendarai keledai dan membawa damai, bukan kemenangan militer. Dia itu,bergelar Raja penuh wibawa dan hikmat Allah, adil dan rendah hati. Dialah Mesias, utusan Allah yang membangun damai di bumi, bukan dengan kekuatan senjata, melainkan menguasai hati manusia dengan kelemahlembutan dan mengalahkan kesombongan dengan kerendahan hati; adil dan tidak pilih kasih dalam pelayanan. Dialah Mesias, yang membawa kedamaian sejati, bukan seperti pemimpin dunia yang sering kali mengandalkan kekuatan atau kekuasaan. Ia menegakkan damai Sejahtera bukan dengan mempersalahkan,menindas, dan berlaku sewenang-wenang, melainkan melayani dengan Ikhlas semua orang, terlebih orang kecil, miskin, yang berdosa dan tertindas, sehingga mereka dapat menemukan ketenteraman. Bukankah Tuhan kita adalah Tuhan yang setia pada segala ciptaan-Nya, penuh kasih dalam segala karya-Nya, penolong semua orang yang bersengsara dan penopang bagi orang yang jatuh? Nubuat ini digenapi dalam diri Yesus, yang datang dengan hati yang rendah, mengundang kita untuk menemukan kedamaian dalam Dia.

Apa yang dikatakan oleh Nubuat Zakharia, ada korelasi dengan Injil hari ini, di mana Yesus mengundang kita yang lelah dan berbeban berat untuk datang kepada-Nya, dan Dia akan memberi kita kelegaan. Yesus tidak menawarkan kelegaan dari beban duniawi yang sementara, tetapi kelegaan dari beban dosa dan pencarian yang sia-sia. Dalam segala hal, Yesus mau melayani dengan rendah hati. Karena itu, semua beban hidup menjadi sukacita, sebab telah ditanggung dengan sabar dan rela.

Kedua bacaan ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam kelembutan dan kerendahan hati Yesus, kita menemukan kedamaian sejati. Dalam ajakan Sabda Tuhan ini, apakah pernah kita merasa terbebani dengan pekerjaan atau tugas yang menumpuk? Seperti ketika kita mencoba mengangkat tas belanja yang sangat berat. Ternyata tas itu lebih ringan daripada yang kita kira, hanya saja kita terlalu lelah untuk menyadari bahwa kita tidak perlu menghadapinya sendiri. Demikian pula dengan hidup kita. Yesus mengajak kita untuk menyerahkan beban kita kepada-Nya, dan kita akan merasakan kelegaan yang luar biasa.

Renungan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, Senin 2 November 2026

Untuk itu, hendaknya kita tetap berjuang hidup dalam Roh Tuhan sendiri. Sebab orang yang sederhana selalu bersedia melibatkan Kristus dalam segala perjuangan hidup. Kerelaan dan kesediaan untuk hidup dan pelayanan hanya mungkin, kalau memiliki Roh Kudus. Roh itulah yang menjiwai Yesus memperjuangkan Kehendak Allah. Roh yang sama ini akan membimbing setiap orang Kristiani untuk hidup dan melayani seperti Kristus.

Marilah kita bersyukur karena Tuhan datang dengan kerendahan hati dan membawa kedamaian. Kita mohon pada Tuhan, agar Ia menunjukkan kita untuk selalu datang kepada-Nya dalam kelemahan dan mendapatkan kelegaan sejati. Semoga kami mampu membawa damai-Mu bagi dunia sekitar kami. Semoga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement