RENUNGAN
Beranda » Berita » Renungan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, Senin 2 November 2026

Renungan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, Senin 2 November 2026

Oleh: RD. Yohanis Angka Wokal, Pr

2 Makabe 12:43-46; 1 Korintus 15:12-34; Yohanes 6:37-40

WARTA|PKRW – Saudara-saudari. Nilai hidup manusia bukan pertama-tama diukur berdasarkan panjangnya usia dan keberhasilan seseorang dalam karya, melainkan oleh hidup yang berkenan kepada Tuhan.

Tokoh-tokoh terkenal seperti Mozart:ahIi music, Martin Luther King:seorang pejuang keadilan dan perdamaian, dan Yesus sendiri sebagai tokoh utama bagi kehidupan kita, dan Dia sendiri adalah juga kebangkitan orang-orang mati.

Mereka semua memiliki hidup yang penuh arti, karena telah rela memberikannya untuk kesejahteraan banyak orang. Yang terpenting bukan panjangnya usia, melainkan hidup yang dihayati dengan baik dan yang didukung oleh sikap pelayanan yang Ikhlas serta pemberian diri yang tuntas, seperti ditegaskan oleh firman ini, “Barangsiapa berusaha menyelamatkan hidupnya, akan kehilangan hidupnya, dan barangsiapa mengurbankan hidupnya akan menyelamatkannya.

Perayaan Terpadu PKRW 2026, Deken Lembata: Wangatoa Multikultur dan Jadi Kekayaan Gereja

Yesus telah menjalani hidup-Nya yang singkat itu dengan mengabdikan seluruh hidup-Nya untuk keselamatan banyak orang. Hidup-Nya bukan berakhir dengan kematian, akan tetapi menjadi awal kehidupan baru yang tidak pernah berakhir.

Maka setiap orang beriman yang dalam ziarah hidup ini, dengan setia dan jujur menaati perintah-perintah Allah serta berusaha selalu berkenan di hati Tuhan akan menikmati kebahagiaan yang tak mengenal akhir.

Sebuah pertanyaan yang mungkin selalu muncul dalam benak kita adalah: ”Ke mana orang-orang yang sudah meninggal pergi?” Pertanyaan ini meski sudah dijawab oleh berbagai kalangan baik dari segi ilmu pengetahuan, atau pun dunia klenis, tetap saja tidak pernah memuaskan keingintahuan kita sebagai manusia. Di tengah kebingungan itu, Tuhan Yesus memberikan sebuah jawaban yang singkat dan jelas, yaitu: “Setiap orang yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.” Kepercayaan pada Sang Roti Hidup adalah sebuah jawaban terhadap Nasib manusia setelah kematian. Yesus adalah Sang sumber kehidupan yang diberikan Bapa kepada dunia.

Saudara-saudari. Yudas makabe dalam bacaan pertama dalam refleksinya mengatakan bahwa, berdoa dan mempersembahkan kurban untuk arwah orang-orang yang telah meninggal.

Doa dan persembahan bagi saudara-saudari yang telah meninggal ini bukan sekadar praktek upacara ritual saja, melainkan ungkapan kasih dan penghargaan terhadap mereka yang sudah meninggal; suatu praktek untuk merawat solidaritas dan menguatkan kepedulian agar dalam duka sekalipun kita tetap saling menguatkan serta merawat nilai hidup manusiawi. Praktek ini juga mencerminkan keyakinan akan kebangkitan dan kehidupan setelah kematian.

Renungan Hari Raya Semua Orang Kudus, Minggu 1 November 2026

Demikian dalam injil, janji Yesus memberikan jaminan bahwa semua yang datang kepada-Nya akan diterima dan dibangkitkan pada akhir zaman. Ini menguatkan harapan kita akan belas kasih Allah yang tak terbatas, sambil mengajak kita untuk hidup dalam iman yang aktif, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sesama. Sebagai komunitas umat beriman, kita dipanggil untuk saling menguatkan, mendoakan, dan menunjukkan kasih, terutama kepada mereka yang berduka, dengan cara yang mencerminkan harapan akan kehidupan kekal.

Ada satu pernyataan Yesus yang sangat melegakan semua hati yang mencintai Dia, “Akulah kebangkitan dan kehidupan. Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup sekalipun ia sudah mati dan setiap orang yang hidup dan percaya kepada-Ku tidak akan mati selama-lamanya” ( Yohanes 11:24-25 ).

Pernyataan Yesus ini mau menegaskan bahwa Dia sendiri benar-benar berpikir tentang suatu kehidupan yang Bahagia tanpa akhir di dunia yang akan datang. Dari ungkapan Yesus itu dapat diketahui bahwa dengan Yesus kita mampu menempuh suatu perjalanan, bukan menuju matahari yang sedang terbenam, melainkan matahari yang sedang terbit. Dengan kata lain, kita tidak berlangkah menuju kematian, tetapi kehidupan.

Yesus sendiri ingin meyakinkan semua orang yang percaya kepada-Nya bahwa Dialah harapan satu-satunya yang mampu mengubah kematian menjadi kehidupan, kemalangan menjadi sukacita yang tanpa akhir.

Dari kata-kata Yesus itu yakinlah kita bahwa, kita tidak mati seperti burung atau Binatang-binatang yang lain. Kita mempunyai keyakinan yang teguh bahwa semua arwah orang-orang beriman yang kita doakan hari ini dan selama bulan November ini dipanggil bukan untuk mati, bukan untuk hancur binasa, melainkan untuk hidup, untuk terbit sebagai manusia yang diberi hidup baru tanpa kesusahan.

Kasih adalah Kunci Hidup Yang Bahagia

Saudara-saudari. Apa yang dikatakan oleh Yesus dalam Injil, demikian pun Rasul Santo Paulus mengungkapkan bahwa, keyakinan iman yang teguh mewartakan bahwa Yesus telah wafat dan bangkit. Kebangkitan Kristus adalah kunci iman kristiani di mana Allah Bapa menerima kepatuhan Yesus dalam menjalani tugas perutusan-Nya untuk menyelamatkan umat manusia.

Kebangkitan Kristus membuka paradigma baru bagi manusia tentang makna hidup dan tugas yang kita emban sebagai anak-anak Allah, di mana orang beriman tidak lagi dikuasai oleh kuasa dosa dan kematian, tetapi sungguh dihidupi oleh kuasa kebangkitan Ilahi. Para murid Kristus kini menjadi anak-anak Allah yang Merdeka, tidak lagi menjadi hamba dosa.

Inilah yang menjadi jawaban kita terhadap orang-orang yang telah meninggal, bahwa bila dalam hidupnya ia telah menerima Kristus, ia pasti memperoleh kemurahan dan kebangkitan setelah kematian.

Apakah kita juga memiliki keyakinan yang sama seperti Yudas Makabe akan kebangkitan? Juga, apa yang diyakini oleh Rasul Santo Paulus? Janji Yesus selalu memotivasi kita untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan mengajak orang lain untuk dekat dengan orang yang sudah meninggal melalui doa-doa kita.***

*)RD. Yohanis Angka Wokal, Pr, Pastor Rekan Paroki Kristus Raja Wangatoa 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement